Tentang saya

Foto saya
Selamat datang di Blognya boedak citapen landeuh, saran dan kritik dari anda akan sangat membantu.Semoga bermamfaat untuk kita semua
Tampilkan postingan dengan label PALESTINA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PALESTINA. Tampilkan semua postingan

OBama dan konflik dunia


Pidatonya obama dah banyak banget nyinggung masalah dunia, tapi masalah israel palestina malah ga disinggung, diem .....
Selagi warga dunia lainnya kay aeropa antusias banget sama pelantikan Obama,Warga Timur Tengah tidak seantusias menyambut pelantikan Obama. Di Baghdad, Irak, sejumlah warga yang menyaksikan pelantikan lewat televisi berharap Obama tulus dengan ucapan pidatonya dan segera menarik seluruh pasukan AS dari negaranya. Di Gaza City, Palestina, siaran langsung pidato pelantikan Obama disaksikan sejumlah orang yang memanfaatkan masa gencatan senjata. Tidak disinggungnya konflik Gaza dalam pidato Obama membuat warga setempat kian pesimistis akan adanya perubahan.

Read More >>> ...

Mayoritas Palestina Tolak Bantuan Bersyarat Dari Eropa

Berdasarkan hasil polling yang dilakukan akhir-akhir ini oleh lembaga independen Palestina menyebutkan, sebanyak 51 % penduduk Palestina menolak bantuan luar negeri jika harus dibayar dengan pengakuan terhadap Israel dan melucuti senjatanya.

Polling ini diadakan oleh lembaga pemantau di Beit al-Quds untuk kajian dan penelitian Palestina. Dengan hasil ini mereka tidak mengkritik sikap Hamas yang berakibat diberhentikannya bantuan Eropa.

Sementara itu, sebanyak 53 % responden meyakini bahwa Hamas mampu membiayai rakyat ditengah embargo bantuan dari berbagai pihak.

Adapun kaitannya dengan bantuan negara-negara Arab, sebanyak 55 % responden meyakini bahwa negara-negara arab akan memberikan bantuannya kepada Palestina dalam rangka memenuhi kebutuhan rakyatnya. Sementara 44 %nya tidak meyakini hal itu.

Terkait sikap mereka terhadap dunia Eropa yang menghentikan bantuannya, sebanyak 69 % responden berniat merubah cara pandang mereka terhadap mereka.

Sementara itu, sebanyak 76 % rakyat Palestina meyakini bahwa kondisi perekonomian Palestina akan membaik dibawah pemerintahan yang dipimpin Hamas dan sebanyak 58 % mendukung sikap Hamas walau bagaimanapun konsekwensinya.

67 % responden meyakini bahwa pemerintahan yang akan datang akan segera membaik baik dari segi ekonomi maupun keamanan.

Dalam pada itu, sebanyak 51 % meyakini bahwa gerakan Fatah mampu bekerja sama dan membantu Hamas keluar dari krisis keuangan, sementara 59 % tidak yakin bahwa Hamas mampu berdiri sendiri tanpa bantuan Fatah dalam rangka memperoleh bantuan luar negeri dan 47 % nya meyakini bahwa Hamas mampu menangani krisis keuangan Palestina. (pi/asy)

sumber: COMES www.infopalestine.com

Read More >>> ...

Hamas menolak gencata senjata tanpa syarat


Metro Siang / Internasional / Sabtu, 17 Januari 2009 12:24 WIB

Metrotvnews.com, Doha: Hamas tegas menolak melakukan gencatan senjata seperti yang termaktub dalam proposal Mesir. Hamas baru mau "menyimpan" senjata bila Israel menghentikan agresi dan menarik semua pasukannya dari Gaza. Demikian dikatakan Pemimpin Tertinggi Politik Hamas Khalid Marshal dalam pertemuan Liga Arab di Doha, Qatar, Sabtu (17/1).

Menurut Marshal, gencatan senjata agak muskil. Namun bukan tak mungkin. Selain syarat di atas, tambah dia, Hamas juga meminta Israel melepas blokade serta menyerahkan kontrol mereka kepada Mesir dan Palestina atas wilayah perbatasan Rafah dan Mesir.

Sikap Hamas mendapat dukungan sebagian besar pemimpin negara-negara Arab, kecuali sekutu Amerika Serikat, Arab Saudi dan Mesir. Lantaran itu Arab Saudi dan Mesir memboikot pertemuan Doha.

Di kesempatan terpisah, Menteri Pertahanan Israel Tzipi Livni bertemu Menteri Luar Negeri AS Condoleeza Rice di Washington D.C. Pada pertemuan itu, Rice menyakinkan, AS siap membantu Isrel dengan turut mengawasi penyelundupan senjata buat Hamas lewat terowongan di Rafah.

Sementara di Beirut, Lebanon, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki Moon kembali mendesak Israel segera angkat kaki dari Gaza. Dia sangat prihatin karena Hamas dan Israel sama-sama keras.(ICH)

Read More >>> ...

SIAPA ITU HAMAS

Sejarah

Syekh Ahmad Yassin, seorang guru kelahiran 1 Januari 1929, yang mencatatkan organisasi Mujama al-Islami Hamas ini secara legal di Israel pada 1978. Ia berpijak ke Ikhwanul Muslimin yang didirikan Hasan al-Banna pada 1928 di Mesir. Pemerintah Israel kala itu justru menyokong Hamas, yang hanya berkutat di bidang sosial, moral, dan pendidikan. Tel Aviv juga memanfaatkan Hamas untuk menyaingi kepopuleran Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang dipimpin Yasser Arafat.

Berkembang sebagai organisasi karitas, Hamas diam-diam juga berkembang sebagai organisasi bersenjata. Hal ini baru terkuak di akhir 1987. Yassin, alumnus Universitas Al-Azhar, Mesir, meluncurkan Harakat Muqawama al-Islamiya — disingkat Hamas —yang berarti Gerakan Perlawanan Islam.

Tujuan pendirian Hamas dicantumkan di aktanya: "mengibarkan panji-panji Allah di setiap inci bumi Palestina". Dengan kata lain: melenyapkan bangsa Israel dari Palestina dan menggantinya dengan negara Islam. Hamas baru ini dibidani Yassin dan tujuh orang berpendidikan tinggi: Abdul Aziz al-Rantissi (dokter spesialis anak), Abdul Fatah Dukhan dan Muhammad Shamaa (keduanya guru), Isa Nashar dan Abu Marzuq (insinyur mesin), Syekh Salah Silada (dosen), dan Ibrahim al-Yazuri (farmakolog).

Peluncuran Hamas menemukan momentumnya dengan kebangkitan Intifadah I, yang bergolak di sepanjang Jalur Gaza. Anak-anak Palestina tak gentar melawan tentara Israel dengan batu-batu sekepalan tangan. Sejak itu, sayap-sayap militer Hamas beroperasi secara terbuka. Mereka meluncurkan sejumlah serangan balasan—termasuk bom bunuh diri—ke kubu Israel.

Pada Agustus 1993, Arafat duduk semeja dengan Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin. Hasilnya adalah Deklarasi Oslo. Rabin bersedia menarik pasukannya dari Tepi Barat dan Jalur Gaza serta memberi Arafat kesempatan menjalankan sebuah lembaga semiotonom yang bisa "memerintah" di kedua wilayah itu. Arafat "mengakui hak Negara Israel untuk eksis secara aman dan damai". Hamas tidak menyetujui perjanjian ini.

Pada Januari 2006, Hamas melangkah ke arena politik formal. Secara mengejutkan, mendulang kemenangan—meraih 76 dari 132 kursi dalam pemilihan anggota parlemen Palestina. Hamas mengalahkan Fatah, partai berkuasa sebelum pemilu saat itu. Kabinet yang didominasi orang Hamas terbentuk

Read More >>> ...
 
Islamic Greeting Card by Alhabib. Visit al-habib.tripod.com for more greeting cards like this!